This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

July 30, 2012

Tutorial Photoshop Mewarnai Bibir

Membuat Lipstik pada foto di Photoshop - Tutorial Photoshop ini merupakan request dari Mas Adoe pada Chat Box. ( untuk yang lain juga, jangan sungkan untuk memberikan saran ke saya, terus terang... Saya suka susah kalau mau mencari ide Posting ). Setelah saya Search dengan sama Om Google, banyak juga ternyata yang sudah post tentang Tutorial yang serupa ini, tapi untuk memperkaya tehnik edit atau tehnik olah digital kita, akan saya post dengan tehnik yang berbeda.

STEP 1





Aktifkan Lasso Tool ( Baca posting Tool Selection untuk yang belum mengetahui Lasso Tool ) lalu buat seleksi melingkari area bibir. kemudian Feater Seleksi ini dengan cara klik kanan pada Area Seleksi ( tetap dengan posisi Lasso Tool Aktiv ) lalu pilih feater, atau dengan shortcut ( Ctrl + D ) masukkan nilai feater 10

STEP 2


Arahkan Mouse ke Created New Fill or Adjusment Layer pada Pallete Layer lalu pilih Hue/Saturation. hal pertama yang harus dilakukan adalah menarik ke kanan Opsi Saturation untuk mendapatkan warna yang lebih jelas kemudian setelah warna di rasa Pas, atur juga Opsi Hue untuk mencari warna bibir yang pas untuk foto yang sedang kita edit.

STEP 3
 

Finishing, kurangi Opacity dari Layer Hue/Saturation. karna yang kita mainkan ini adalah warna maka kita mengurangi Opacity dari opsi Fill, untuk mengurangi efek warna merah yang di rasa terlalu pekat. setelah di rasa pas, bisa juga kita bersihkan sisa seleksi yang tidak rapi yang telah kita kerjakan sebelumnya dengan menggunakan tehnik masking pada layer Hue/Saturation ( untuk tehnik masking telah saya bahas pada posting ganti muka pada STEP 5 )

Merubah Foto Menjadi Hitam Putih




Edit Foto Hitam Putih - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat foto hitam putih, bisa kita lakukan dengan hanya menurunkan Saturation nya saja, atau langsung dari Fill Black & White yang berada pada Pallete Layer. kali ini Saya akan membahas bagaimana untuk melakukan edit foto jadi hitam putih dengan Channel Mixer yang berada pada Menu Fill and Adjusment Layer pada Pallete Layer.

1. Mengenal Tool Adjusment Layer
Dimana Letak Channel Mixer pada Photoshop, Buat yang belum mengenal Photoshop pasti rada sedikit bingung dengan letak Channel Mixer, mungkin letak nya tidak tampak di depan, tapi untuk yang sudah cukup Familier dengan Photoshop, Hal ini bukan merupakan Hal yang berarti. Channel Mixer yang pertama berada Pada Menu Bar :


Bila kita mengeksekusi Adjusment dari Menu ini, maka Hasilnya layer aktif akan langsung tereksekusi oleh Adjusment yang kita pilih. Channel Mixer yang kedua terdapat pada Sub Menu Create New Fill or Adjusment Layer pada Pallete Layer

Bila Kita melakukan Adjusment Channel Mixer dari Sub menu ini, Maka Pallete Layer akan bertambah Satu Buah Layer berdasarkan Adjusment atau pun Fill yang telah kita Pilih, dan efek nya berlaku juga untuk Layer Layer dibawah nya.

2. Set Foto Hitam Putih
Arahkan Mouse ke Pallete Layer dan Pilih Create New Fill or Adjusment Layer, lalu pilih Sub menu Channel Mixer, tentu sebelumnya kita telah membuka Foto yang akan kita jadikan Hitam Putih. Pada Opsi Preset Pilih Black and White With Red Filter (RGB). kenapa kita memilih Opsi ini, karna kita akan membuat foto hitam putih yang Artistik dengan komposisi Cahaya yang baik.


Setelah kita memilih Preset maka Perubahan akan langsung terlihat, Hasilnya Warna yang Merah akan tampak lebih Terang dari Warna yang lain nya. ehm... hasilnya tidak seperti yang Saya Harapkan, tingkat Kecerahan dari Cahaya nya Terasa kurang, maka... kita atur Kembali Komposisi Cahaya dari warna Merah juga Warna Lain nya Pada Opsi Channel Mixer,



3. Vignette Black
Tambahkan Koreksi Lensa Vignette agar foto hitam putih tampak lebih artistik, sebelum nya lakukan Marge Semua Layer ke Layer Baru, dengan Menekan Shortcut pada keyboard ( Ctrl + Alt + Shift + E ) lalu akan terbentuk Layer Baru pada Pallete Layer yang merupakan Gabungan dari semua Layer,


Pilih Layer 1 lalu Arahkan Mouse Pada Menu Bar dan Pilih Filter, pada Sub Menu Filter pilih Distort - Lens Correction.


Hilangkan Tanda Centang Pada Show Grid, untuk menghilangkan Garis Garis pada Priview Foto agar kita bisa dengan jelas melihat perubahan yang akan kita lakukan, kemudian atur nilai² Vignette pada Bagian Amount dan Midpoint sesuai dengan selera anda.

Cukup Mudah bukan membuat foto hitam putih, catatan yang harus di ingat, bila kita akan mengedit foto menjadi hitam putih, perhaikan komposisi cahaya nya, karna dengan komposisi Cahaya yang Pas atau baik, maka kita akan mendapatkan hasil foto Hitam Putih yang indah

Edit Ganti Muka Photoshop





Bahan :

Tehnik yang dibutuhkan :
  • Selection
  • Masking
  • Color Correction
Posting kali ini berdasarkan Request Teman Kaskus di Thread Untuk Yang Lagi Belajar Photoshop  Post 68

STEP 1
Perhatikan hanya bagian muka foto cover DVD 17 again, pada bagian dahi tertutup rambut hampir 100% dahi tertutup rambut hingga mengenai alis sebelah kiri, ini merupakan patokan kita dalam mengganti muka, agar tampak real kita akan menyeleksi hanya bagian muka saja.


STEP 2
Buka Foto yang akan kita pindahkan muka nya, disini saya contohkan dengan foto adek saya, kemudian seleksi bagian muka nya saja, dengan menggunakan Lasso Tool


di Step 1 kita sudah memiliki sebuah patokan seleksi, yang hanya menyeleksi bagian muka saya tanpa menyeleksi bagian dahi juga bagian leher, setelah bagian ini terseleksi, kita pindahkan area muka yang seleksi inio ke foto Cover DVD 17 again, banyak cara memindahkan bagian seleksi, dengan Move Tool, atau pun dengan cara Drag and Drop ke Foto 17 again, tapi disini saya akan mencontohkan memindahkan bagian seleksi dengan cara Copy - Paste, agar perbendaharaan tehnik anda mejadi kaya
Tejan [Ctrl] + [C] pada keyboard. di foto yang akan anda ambil muka nya, setelah area muka nya terseleksi. lalu pindah ke area kerja foto 17 again, kemudian tekan [Ctrl]+[V].
Hasilnya akan seperti ini


akan terdapat layer baru yang bernama layer 1 di atas layer background pada foto cover DVD 17 again

STEP 3
Ubah ukuran layer 1 hingga menyamai muka Cover DVD 17 Again, dengan cara Klik Layer 1 pada pallete Layer Kemudian [Ctrl] + [T] ( Free Transform )

Kurang lebih seperti ini, setelah sesuaikan

STEP 4
Lakukan Masking pada Layer 1, klik add Layer Mask pada pallete Layer, kemudian Reset Foreground dan Background Color dengan menekan Tombol [D] Pastikan Foreground Color nya berwarna Hitam dan Background color nya berwarna Putih, kemudian Pilih Brush Tool, atur diameter dan hardness Brush dengan cara, klik kanan pada area kerja saat Brush Tool aktif disini Saya Contohkan Diameter 60 px dan Hardness Brush 0%
STEP 5
Sembunyikan area yang akan kita hilangkan pada Layer 1 dengan Brush Tool pastikan brush tool berwarna hitam


Hampir selesai, tinggal menyamakan warna muka Layer 1

STEP 6
sekarang kita samakan warna muka Layer 1 dengan Layer Background, pindahkan area kerja pada pallete layer di layer 1 ke Layer Thumbnail, perlu di ingat sebelumnya kita bekerja pada Layer Mask Thumbnail di Layer 1, sekarang kita akan bekerja pada Layer Thumbnail di Layer 1, cara memindahkan nya cukup dengan Klik 1 X Layer Thumbnail pada Layer 1


Lalu Pilih Color Balance pada Menu Bar : Image > Adjusment > Color Balance


Perhatikan warna muka Cover DVD 17 Again, warna muka nya tampak sedikit merah kekuning-kuningan, ini adalah patokan warna kita. kembali ke Color Balance, Tambahkan Warna Merah +41 Magenta -28, kemudian Yellow -22
STEP 7
Atur tingkat Kecerahan Layer 1, dengan Brightness / Contrast, masih tetap di menu Bar : Image > Adjustment > Brightness / Contrast, Masukkan Nilai Brightness +18 dan Contrast +10
Saya rasa disini sudah Cukup, Penyempurnaan Lain nya tinggal bagaimana kita berexplorasi

Mendramatisir Awan

Bahan
Tehnik yang dibutuhkan
  • Blending
  • Masking

Posting Kali ini kita akan mencoba mengganti awan pada sebuah foto outdoor, agar tampak lebih menarik untuk dilihat, tutorial Mendramatisir Awan ini membahas tentang penerapan tehnik blending dan juga Masking atas saran dari Teman Kaskuser saya rodenroll pada thread Untuk Yang Lagi Belajar Photoshop di Kaskus

Step 1
Koreksi Kecerahan foto dengan Exposure Adjusment
Masukkan Nilai Exposure sebesar +0.43 Offset tetap 0.000 dan Gamma Correction sebesar 1.30


Step 2
Buka Gambar Awan Lalu Masukkan gambar awan dengan Move Tool dengan cara klik dan tahan sampai ke dalam foto original


Step 3
Atur Posisi Awan hingga menutupi seluruh bagian atas foto original, kemudian lakukan Blending Darken pada layer awan


Step 4
Masking Layer Awan,Tool Masking terdapat pada Pallete Layer add Layer Mask. untuk mengenal tool masking dapat dilihat di postingan saya sebelumnya Mengenal Pallete Layer pada Photoshop Lalu bersihkan sisa maskingan gambar awan yang menimpa layer foto original,
Sebelum membersihkan maskingan layer awan terlebih dulu Reset Foreground dan Background Color ke default ( Foreground berwarna Hitam dan Background berwarna Putih ) Shortcut reset Foreground dan Background color adalah dengan menekan tombol [D] pada keyboard,
Karna prinsip dasar tehnik masking adalah untuk menghilangkan / menyembunyikan area terpilih adalah dengan warna hitam, sedangkan untuk mengembalikan nya adalah dengan warna putih
Setelah Melakukan Reset Foreground dan Background Color Lalu pilih Tool Brush, setelah tool brush terpilih kita bisa memulai membersihkan sisa Maskingan awan yang mengenai layer Foto Original


Digital Imaging - Photo Berkonsep





Tutorial Digital Imaging - Mungkin untuk sebagian orang kata "Digital Imaging" akan terdengar agak asing di telinga tapi dalam Seni Photography, Digital Imaging menjadi suatu karya yang sangat menarik. Secara Umum Digital Imaging dapat diartikan " Pengolahan citra " ( ini yang saya dapet di paman Google ) Gambar Digital yang diolah agar lebih menarik atau WAH... tapi seiring dengan perkembangan Olah Digital. Digital Imaging mengalami penyempitan dalam pengertian nya ya... dapat juga di artikan sebagai Imaginasi dalam bentuk digital ( ini hanya menurut saya saja he...he..he.. ). Pelukis Menuangkan Imajinasinya ke dalam Kanvas Lukisan nya. nah kita sebagai Pengolah Gambar Digital menuangkan ide atau pun Imajinasi yang ada di Otak kita dengan media Digital Pula. 

Proses Digital Imaging


Konsep

Terlintas di Kepala saya sebuah imajinasi saat saya menemukan orang yang serupa saya atau katakanlah kembaran saya sendiri. sedang meringkuk di hutan yang gelap sendirian dan kedinginan. ehm...... sebenarnya ini suasana hati saya saat ini. sedang melawan dilema yang saya rasakan saat ini. melawan rasa ketakutan yang sedang saya hadapi saat ini. datanglah sisi dari sifat saya yang lain untuk melawan ketakutan yang sedang saya hadapi saat ini. ( he...he...he.. ) berhubung saya bukan pujangga yang tidak pandai merangkai kan kata-kata menjadi sebuah puisi yang indah, alhasil apa yang saya rasakan ini. saya tuangkan menjadi sebuah gambar digital

Mewujudkan Konsep

Ide atau Imajinasi yang ada di kepala saya. saya lukis sederhana ke dalam kertas. agar apa yang nantinya akan saya kerjakan tidak keluar dari ide yang telah terkonsep. seperi ini kira-kira coretan awal ide ini :


ha...ha...ha... Gambar yang Aneh. Coretan yang tidak bisa di katakan bagus ini, saya berikan kepada Photographer. bagaimana saya bisa mendapatkan foto seperti gambar di atas dengan Photo yang hanya bersumber Cahaya dari Lampu yang saya Bawa. Karna si Photographer ini Profesional doi langsung menangkap apa yang saya Mau. Alhasil saya di Foto dengan 2 Pose Seperti ini : 


Proses Edit di Photoshop

Hal yang perlu di pahami sebelum melakukan Proses Digital Imaging ini :
  1. Pemahaman Tools Dasar Photoshop
  2. Seleksi / Cutting
  3. Masking
  4. Blending
Karna Saya Pernah Menjelaskan Masing Masing Point dari keempat point di atas pada postingan-postingan saya sebelum nya jadi di sini saya tidak lagi menjelaskan Apa dan bagaimana. untuk ke empat point di atas.

STEP 1

Masukkan kedua foto tersebut kedalam satu Kanvas kerja, dan atur tata letak nya dengan menggunakan Free Transform ( Ctrl+T) hingga di rasa Pas. Pas disini berarti besar atau kecilnya objek memang benar benar pas Proporsi nya, bagaimana objek di lihat dari dekat dan bagaimana objek dilihat dari agak jauh. Selalu asah kemampuan Rasa ini, karna setiap Individu sudah diberikan Tuhan Indra Rasa dalam diri masing masing. tinggal bagaimana kita menggali dan menggunakan indra rasa ini saja.


STEP 2

Seleksi atau Cutting kedua Layer tersebut.
saya akan OOT dulu pada STEP 2 ini, karna seleksi sudah pernah saya jelaskan pada postingan sebelumnya.
ada yang pernah mengatakan kepada Saya "ada nga cara cepat untuk melakukan seleksi" secara Psikologi pertanyaan ini sudah menunjukkan sifat si Penanya. Mau nya cepat dan nga ribet tapi Maunya lagi hasilnya bagus. waduh...waduh... Belajar Photoshop itu butuh kesabaran dan ketekunan yang extra. bukan hanya Ilmu Photoshop, belajar apapun kalau di barengi dengan kesabaran dan ketekunan pasti berhasil dengan hasil yang baik. Ada satu orang editing senior saya yang saya tidak pernah bertemu muka sebelumnya dengan beliau. katakan lah Nama nya si A. banyak sekali cerita cerita menarik yang saya dapati tentang si A. Hasil Olahan si A ini, sangat bagus menurut saya, ingin tahu berapa lama si A ini mendalami Photoshop. Lebih dari 8 tahun. jadi.... nikmati Proses Belajar ini. hingga nanti nya kita bisa seperti atau paling tidak menyamai orang yang kita kagumi. karna tidak ada buah yang matang tanpa Proses.
Ada juga yang bilang begini "saya sich nga usah repot begitu kalau mau menyeleksi, biasanya saya menggunakan Plugin Photohop untuk menyeleksi" SALAH...!!! ya.. tidak salah. untuk foto tertentu Plugin bisa sangat membantu. tapi... sepengalaman saya, tidak ada Plugin seleksi yang dapat menyeleksi dengan sempurna sesuai dengan seperti yang kita inginkan. saya kasih perumpamaan. coba bandingkan saat kita makan mie instan dan makan mie di restoran. mie instan itu buat nya cepet paling juga 10 menit udah bisa kita makan rasanya ya... nga usah saya jelasin tiap merek mie instan pasti rasanya sama. tapi mie di restoran yang di buat dengan bahan yang baik, juga di olah dengan baik, di racik dengan bumbu yang pas, apalagi disajikan dalam bentuk yang menarik. rasa nya akan lebih nikmat di banding dengan kita makan mie instan.

STEP 3

Memasukkan Background atau Latar Belakang Foto. gunakan Om Google untuk urusan Background, nga akan sulit mencari background dengan google kalau hanya untuk background dengan nuansa hutan





STEP 4

cari juga dengan google sebuah lentera yang akan di pegang oleh objek gambar yang berdiri. lakukan juga hal yang sama pada gambar lentera ini yaitu cutting dan kemudian masukkan ke dalam kanvas kerja digital imaging kita. setelah lentera masuk ke dalam kanvas kerja. berikan juga efek cahaya pada lentera ini.

Lighting Effect
1. Pilih Brush pada Pallete Tool, kemudian isi Foreground dengan warna kuning muda ( f5faca ). kemudian atur nilai hardness dari Brush sebesar 0%


2. buat layer baru pada pallete layer. komposisikan Brush, Diameter dan Opacity Brush Seperti gambar di bawah ini :


Perhatikan Gambar diatas. atur diameter brush pertama kecil saja dengan Opacity Brush 100%, kemudian lakukan lagi brush dengan diameter yang agak besar dengan Opacity 50%, yang terakhir brush kembali dengan diameter yang besar dan Opacity Brush 25%. hasilnya akan tampak seperti ini :


masih dengan lighting Effect, untuk membuat cahaya yang berpencar pada lampu, kita bisa menggunakan effect Zoom Radial Blur. buat kembali layer baru ( Blank Layer ) dan kemudian berikan Objek Cloud pada layer tersebut. pada Menu bar pilih : Filter - Render - Clound. setelah Cloud terbentuk, berikan effeck Zoom Radial Blur pada Objek Cloud dengan memilih : Filter - Blur - Radial Blur. dengan nilai Amount 100. method pada Zoom.


blending layer ini dengan blending Linear Light kemudian Atur titik tengah cloud yang telah kita beri efek radial blur ini ke tengah lampu. kurangi Opacity layer ini dengan nilai 30% saja. lalu masking dan sembunyikan area tertentu pada Layer cahaya berpendar ini hingga mendapatkan hasil seperti ini :


STEP 5

Night Effect - Karna konsep awal dari foto ini adalah foto yang bersumber cahaya pada lampu saja. maka saya harus menggelapkan, area di luar dari area cahaya lampu, maka buat kembali Layer Baru pada Pallete Layer dan Pilih Brush dengan Warna Hitam, dengan diameter Brush yang Besar, hardness tetap di 0%. hasil sapuan Brush akan tampak seperti ini :


STEP 6

Malam yang Dingin - Hanya ada 2 warna dalam Photography untuk memainkan temperature pada Photo yaitu dari Biru Ke Orange, Biru Mewakili Temperature Dingin dan Orange Mewakili temperature yang hangat, karna disini saya ingin menambahkan efek malam yang dingin, saya akan menambahkan warna agak kebiruan pada photo ini. buat kembali layer baru lalu siram (Shift+Backspace) dengan warna Biru Tua yang terang ( 0000FF ). blending layer biru ini dengan Blending Excelusion dan Turunkan nilai Opacity nya menjadi 10% ( atau sesuaikan dengan selera ). berikan juga fill Color Balance Hinnga mendapati hasil Final 

manipulasi foto dengan photoshop 3



Go to page: 1 | 2 | 3
di tutorial photoshop manipulasi foto bagian satu dan dua kita telah melakukan cutting dan juga memasukkan objek ke dalam foto yang akan kita manipulasi, serta juga kita telah memasking kaki objek agar tampak seperti berada di samping jembatan, dalam tutorial lanjutan ini, saya akan membahas bagaimana cara kita membuat foto yang akan kita manipulasi agar tampak lebih real.

Tutorial Manipulasi Foto


perhatikan gambar di atas, gambar tersebut adalah hasil akhir manipulasi foto kita pada bagian kedua.perhatikan pada bagian kaki, terutama di bagian yang telah kita masking, agar kaki tampak seperti berada di samping jembatan. perlu di ketahui.
bila kita memotret objek dan di belakang objek terdapat matahari tanpa sumber cahaya lain yang menerangi objek dari arah depan, maka objek akan terlihat gelap
hal ini lah yang akan menjadi tujuan kita pada bagian tiga kali ini, membuat manipulasi foto menjadi lebih real dengan cara menjadikan foto manipulasi ini ke seperti keadaan sebenar nya, hal pertama yang akan kita lakukan adalah menggelapkan bagian kaki terlebih dahulu. duplikat layer objek yang telah kita cuting, dengan menekan [ctrl]+[J] pada keyboard atau bisa juga kita klik kanan pada layer objek yang telah tercutting dan memilih Duplicate Layer, setelah layer objek terduplikate/menjadi dua, kemudian aktifkan Hue/Saturation dengan menekan kombinasi tombol [ctrl] + [U] dan turunkan nilai lightness menjadi -100. pada kanvas kerja foto objek akan menjadi hitam, turunkan opacity layer yang berwarna hitam ini menjadi 23%.
Opacity terdapat pada bagian pallate layer
lalu sembunyikan hanya bagian-bagian yang terang saja pada objek dengan menggunakan tehnik masking sama seperti pada manipulasi foto bagian dua dengan mengaktifkan gradient tool / brush tool dengan terlebih dahulu mengubah warna foreground menjadi hitam.
gunakan imajinasi anda untuk melakukan hal ini, karna di sinilah di tuntut kemahiran kita sebagai photoshoper dalam mengolah sebuah foto

Mengubah Warna menjadi Senja

menyesuaikan background dan objek foto, inilah bagian yang sering menjadi pertanyaan photoshoper, saya sering mendapatkan email dari teman-teman photoshoper khususnya yang baru mengenal atau baru mempelajari adobe photoshop akan bagaimana membuat foto yang kita edit agar tampak menyatu dengan background, kalau di bilang mudah tentu saja ini bukanlah hal yang mudah. Kalau di katakan sulit, hal ini tidak akan menyulitkan kalau kita mengetahui apa saja yang perlu kita butuhkan agar foto yang kita edit tampak menyatu.
Foto menurut kacamata saya adalah sebuah titik-titik warna yang tersusun oleh cahaya dan warna
jadi apabila kita memahami pencahayaan baik itu cahaya yang membentuk foto secara alami, ataupun cahaya yang kita buat secara virtual di photoshop. maka untuk mengedit foto agar tampak nyata adalah hal yang tidak begitu sulit.

Kita kembali beralih ke project manipulasi foto kita kali ini. bagian ini kita akan membahas bagaimana mengubah warna foto hingga tampak seperti sore hari, atau bahasa keren nya tone color pada photoshop. Klik Created new fill or adjusment layer pada pallete layer. lalu atur nilai-nilai layer channel mixer agar foto tampak lebih gelap.


Mungkin timbul pertanyaan di benak pembaca, kenapa hanya untuk menggelapkan sebuah foto saya memakai channel mixer, bukan kah menggunakan level, curve, atau pun brightenes and contras bisa juga menggelapkan foto, untuk manipulasi foto ini, saya memiliki tujuan tidak hanya menggelapkan foto objek dan background tapi juga menyelaraskan kedua foto tersebut dan cara cepat menyelaraskan foto adalah dengan menggunakan adjusment layer channel mixer, tapi teman-teman bisa berexplorasi dengan adjusment yang lain.

tujuan kita yang terakhir adalah mengubah warna nya menyerupai keadaan sore hari, untuk menyempurnakan tone kita, pilih selective color, masih dari created new fill or adjusment layer pada pallete layer,
klik gambar untuk memperbesar
dari tone warna dengan selective color di atas barulah kita mendapatkan warna final, kuning kemerah-merahan.

Memahami Layout Photoshop CS3



mempelajari ruang kerja adobe photoshop untuk mempermudah belajar tutorial photoshop. Untuk pemula yang baru mengenal atau baru mempelajari Adobe photoshop, ada baiknya mempelajari terlebih dahulu area utama yang terdapat didalam adobe photoshop, hal ini dimaksudkan agar nantinya kita tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari Adobe photoshop lebih lanjut.

Layout Photoshop

Secara garis besar layout photoshop atau tampilan software adobe photoshop cs3 dapat kita bagi menjadi 5 bagian utama, yang mana kelima bagian utama inilah nantinya yang akan sering kita pergunakan untuk bekerja di lingkungan Photoshop.
5 bagian utama di photoshop :
  1. Menu Bar
  2. Option Bar
  3. Tool Box
  4. Kumpulan Pallete
  5. Kanvas Kerja

Menu Bar

Disini saya mengambil contoh Layout Photoshop default dari Adobe Photoshop CS3. Walaupun saat ini Adobe Systems Incorporated telah meluncurkan versi CS5 yang kaya akan fitur serta kemudahan dalam mengolah gambar digital akan tetapi versi CS3 masih tetap menjadi favorite untuk sebagian pengguna Adobe Photoshop alasan nya karna Adobe Photoshop CS3 dapat bekerja maksimal pada komputer atau laptop yang tidak memiliki spesifikasi tinggi

di dalam menu bar terdapat 9 menu utama yang di dalam menu utama ini terdapat lagi sub-sub menu yang dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaan nya masing-masing, secara berurutan menu-menu utama dalam menu bar Adobe Photoshop CS3 adalah : File, Edit, Image, Layer, Select, Filter, View, Windows, dan Help.

9 Menu Utama dalam Menu Bar
  1. File
    berisi sub menu untuk membuka, menutup, menyimpan dan bahkan export
  2. Edit
    Undo dan Redo adalah salah satu fungsi yang terdapat pada menu ini
  3. Image
    fungsi untuk kebutuhan editing gambar terdapat pada menu ini
  4. Layer
    menu untuk memanagement layer di dalam kanvas kerja Photoshop
  5. Select
    berisi fungsi-fungsi untuk mengatur seleksi
  6. Filter
    kumpulan sub menu di dalamnya digunakan untuk menciptakan efek-efek tertentu pada sebuah foto
  7. View
    Pengaturan kanvas kerja diatur pada menu view, baik itu zoom in, zoom out bahkan garis rulers
  8. Windows
    dipergunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan Pallete dan komponen photoshop
  9. Help
    Dipergunakan untuk menampilakan bantuan penggunaan Adobe Photoshop

Option Bar

Secara Default letak atau posisi dari option Bar terdapat tepat dibawah Menu Bar Photoshop, opsi-opsi dari option bar ini akan selalu berubah-ubah sesuai dengan tool apa yang sedang kita gunakan, semisal pada saat kita mengaktifkan brush tool maka opsi pada option bar akan berisi pengaturan diameter dan ketebalan brush, kemudian kita juga dapat mengatur blending mode untuk brush, terdapat pula pilihan Opacity dan juga Flow, beda halnya saat kita mengaktifkan Crop Tool, maka option bar akan berisi berapa lebar serta panjang Crop yang akan kita lakukan, juga dapat pula kita input resolusi foto secara otomatis saat kita melakukan cropping. dibawah ini adalah contoh opsi dari option bar saat brush tool di aktifkan dan opsi yang tampil saat crop tool di aktifkan

Tool Box

Dalam bahasa yang sederhana Tool Box adalah sekumpulan alat-alat yang dipergunakan dalam mengolah gambar digital, dan masing-masing alat ini memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda berdasarkan pengelompokannya. Tepat disebelah kiri dalam layout photoshop cs3 default akan kita lihat sekumpulan alat-alat yang nantinya akan kita pergunakan untuk kebutuhan pengolahan gambar, pada bagian atas dari tool box kita akan menemui kelompok alat yang dapat kita pergunakan untuk kebutuhan seleksi gambar, kemudian bagian selanjutnya tepat dibawah kelompok seleksi terdapat alat yang dapat kita pergunakan untuk melakukan cropping, lalu terdapat pula kumpulan alat untuk melakukan retouching, painting dan drawing, yang terakhir terdapat dibagian paling bawah dari tool box adalah alat-alat bantu yang menunjang kita dalam mengolah gambar.

Kumpulan Pallete Photoshop

Bilah sebelah kanan dari Layout Photoshop akan diisi oleh Pallete-Pallete yang telah di kelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaan nya, secara default bilah sebelah kanan dari ruang kerja dari Adobe Photoshop CS3 akan diisi oleh Pallete Navigator, Histogram dan Info pada bilah kedua terdapat pallete Color, Swatches, dan Style. kemudian bilah paling bawah terdapat Pallete Layers, Channel dan Paths.
Tiap-tiap Pallete yang tampil dalam Layout Photoshop dapat kita sesuaikan ukuran dari pallete tersebut, dapat pula kita hilangkan seandainya pallete tersebut jarang kita pergunakan, atau bila suatu saat kita perlukan kita pun dapat memunculkan nya kembali pada menu bar : View – Windows

Kanvas Kerja Photoshop

Di Area inilah tempat kita melakukan olah digital, semua pengetahuan kita tentang tool photoshop akan dapat kita pergunakan pada kanvas kerja, pallete-pallete photoshop yang telah sebelumnya kita pelajari akan sangat berguna saat kita telah mulai melakukan edit foto pada kanvas kerja, pallete layer akan selalu mejadi pendamping anda dalam bekerja di photoshop, begitupun dengan pallete history yang akan membuat kemudahan dalam kita mengorganisir langkah-langkah apa yang telah kita kerjakan pada kanvas kerja, untuk melakukan edit foto dengan cepat, pallete action wajib dipelajari lebih dalam.